Proyek Mural [Yang Serius dan] Yang Pertama

Akhirnya, salah satu mimpi saya terwujud; menggambar mural di sebuah dinding, yang hasilnya dapat dinikmati oleh beberapa orang. Beberapa waktu lalu ketika kantor tempat saya bekerja akan pindah ke ruangan yang baru (di gedung yang sama, berbeda lantai), saya menawarkan diri untuk menggambari salah satu temboknya. Singkat kata, setelah beberapa proposal, sketsa yang saya ajukan diterima oleh management, walaupun hasil akhirnya sedikit berbeda dengan rencana awal.

Mimpi ini sudah saya pupuk sejak dulu, kurang lebih saya masih duduk di bangku SD mungkin. Sewaktu saya pindah ke Jakarta dan tinggal di rumah paman saya, saya berkesempatan untuk menggambari penutup terasnya dengan cat semprot, bukan cuma sekali, tetapi berkali-kali, waktu itu hampir tiap bulan gambar diganti. Lalu menggambari kamar sepupu saya bersama tukang gambar tembok Kebun Binatang Ragunan.

Setelah pindah ke Depok, hobi `nakal` saya berlanjut, menggambari tembok pembatas proyek di sekitar Lenteng Agung, jalan tembus Gunadarma – Universitas Indonesia, bawah jembatan layang Depok – Kelapa Dua, Srengseng Sawah – Depok, semua saya lakukan sendiri, biasanya malam hari sehabis angkutan Depok – Pasar Minggu berhenti beroperasi. Tanpa dokumentasi sama sekali; boro-boro kamera digital, handphone berkamera saja saya tidak punya :P. Terakhir kali menggambari kamar Kip dengan gambar kepala Nietzsche dan gambar kepala orang yang mendatangi saya dalam sebuah mimpi di kamar itu juga (Sepertinya masih ada di tembok kamarnya).

Long story short, saya menyelesaikan gambar mural di tembok kantor baru ini selama dua hari, setelah sehari sebelumnya berbelanja di Spotlight Plaza Singapura ditemani oleh ibu ini yang cantik jelita, akhirnya dibantu oleh teman-teman sekantor yang juga ingin ikut mengekspresikan gundah gulana mereka ke atas medium gambar, mural selesai. Saya juga sangat gembira, salah satu kawan engineer sempat membeli timelapse camera weekend sebelumnya, jadilah dokumentasi video apik bikinannya yang akhirnya dengan sedikit touch-up saya unggah ke YouTube. Selamat menikmati:

Hasil akhirnya seperti ini (sebenernya belum terakhir sih, masih ada rencana untuk touch up sana sini, tetapi nanti menunggu tahun baru)

Photo taken by Maslena

Satu lagi, saya tergila-gila dengan Idiotape gara-gara nonton recording live performance mereka di Seoul lewat iConcert. The band is super damn cool! Love it

Advertisements

6 thoughts on “Proyek Mural [Yang Serius dan] Yang Pertama

  1. Misskepik » PG Mural Project

  2. Paintings – stubborn

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s