Gak Gajian 4 Bulan

Siang tadi seusai meeting dengan salah satu calon client di sebuah gedung di bilangan Sudirman, saya naik lift dari lantai 25 dan lift berhenti di lantai 22, kemudian tiga orang masuk. Dua orang laki-laki berpakaian “standar” (kemeja, celana bahan) dan seorang perempuan.

Si laki-laki berkacamata bertanya kepada si perempuan:

“Ada lowongan buat ditaro di project X ga? Kasian nih adik sepupu gue lagi cari kerja, bisa komputer sih, lulusan Gundar di komputer akuntansi”

Lalu si perempuan menjawab:

“Ada sih, tapi cuman jadi admin, mungkin tar gue lihat di project Y kali aja ada yang pas ya”

Kemudian mereka mengobrol entah apa, saya tidak memperhatikan hingga si laki-laki berkaca mata tadi menyambung obrolan:

“Iya nih, perusahaan tempat dia kerja sebelum ini kan bangkrut, 4 bulan ga digaji, tapi akhirnya dibayar sih, cuman 2 bulan”

*cessss* perhatian saya langsung tertuju kepada laki-laki satunya. Lalu saya perhatikan, dari tampang, tampak sekali seperti professional muda berumur 30-an, tampak sudah berkeluarga, mungkin memiliki anak satu atau dua. Wajahnya lugu sekali, tidak tampak tanda-tanda pemberontakan di wajahnya, nrimo kata orang Jawa.

Lift sudah berhenti di lantai satu, saya berjalan di belakang ketiganya, saya sudah tidak memperhatikan obrolan mereka lagi, hanya saya ingat ucapan si perempuan “Iya nanti gue cariin, moga-moga aja ada ya” dengan nada sedikit acuh, mungkin sekedar basa-basi. Kemudian si lelaki pencari kerja mengucapkan terima kasih dengan bahasa tubuh yang sangat merendah “Terima kasih banyak sebelumnya mbak” dan si lelaki berkaca mata menimpali “Thanks ya, kabar-kabari lho”

Pikiran saya melayang, membayangkan bagaimana perasaan si laki-laki pencari kerja ketika nanti pulang ke rumah tanpa membawa surat kontrak kerja baru, atau sekedar kabar gembira bagi keluarganya. Bagaimana seandainya saat itu tabungannya sudah habis, bagaimana jika anaknya sakit, bagaimana jika ada tagihan yang tidak dapat dibayar, dan hal-hal semacamnya.

Sesudah itu, perasaan saya sangat sedih hingga malam ini, kasian sekali si laki-laki itu, semoga besok dia mendapat pekerjaan yang dapat mencukupi kebutuhan keluarganya. Amin.

Advertisements

4 thoughts on “Gak Gajian 4 Bulan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s